Redesain PASAR GEDE PONOROGO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA DI KABUPATEN PONOROGO
REDESAIN PASAR GEDE PONOROGO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA DI KABUPATEN PONOROGO
Keywords:
Redesain, Pasar Gede Ponorogo, Arsitektur MetaforaAbstract
Abstract- Traditional markets or what are referred to as People's Markets in SNI People's Markets 8152:2015 are markets with fixed locations in the form of a number of shops, kiosks, stalls and other forms with certain management which become places for buying and selling using a bargaining process. In traditional markets, there are interesting characteristics that are not found in other types of markets, including social interactions that are formed directly between fellow visitors, traders, or between visitors and traders. Apart from that, interactions to get a price agreement or what is often called bargaining occur only in traditional markets. From these various activities, there are different synergies in traditional markets. The cultural activities that occur in traditional markets then make traditional markets worthy of becoming objects whose existence and existence must be maintained. The culture that is able to form in traditional markets because of social interaction and a bargaining system is a positive synergy that is considered worth maintaining in modern life.
Abstrak- Pasar tradisional atau yang disebut sebagai Pasar Rakyat dalam SNI Pasar Rakyat 8152:2015 merupakan pasar dengan lokasi tetap yang berupa sejumlah toko, kios, los, dan bentuk lainnya dengan pengelolahan tertentu yang menjadi tempat jual beli dengan proses tawar-menawar. Dalam pasar tradisional, terdapat karakteristik yang menarik dan tidak dijumpai dijenis pasar lain, diantaranya interaksi sosial yang terbentuk secara langsung baik antar sesama pengunjung, pedagang, ataupun antara pengunjung dan pedagang. Selain itu, terjadi interaksi untuk mendapatkan kesepakatan harga atau yang sering disebut tawar-menawar hanya terdapat di pasar tradisional. Dari berbagai kegiatan tersebut, terdapat sinergi yang berbeda pada pasar tradisional. Aktivitas membudaya yang terjadi pada pasar tradisional ini kemudian menjadikan pasar tradisional layak menjadi objek yang harus dijaga eksistensi dan keberadaannya. Kebudayaan yang mampu terbentuk dalam pasar jenis tradisional karena adanya interaksi sosial dan sistim tawar-menawar merupakan sinergi positif yang dirasa patut dipertahankan dalam kehidupan modern ini
Downloads





